Jurnal Membaca : Resensi Novel "Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2" Karya Pramoedya Ananta Toer


Judul               : Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2
Penulis             : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit           : Hasta Mitra
Resensi            :
            Sebelum membahas isi buku Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2 ada baiknya kita mengenali dulu siapa penulisnya, karena pada blog resensi sebelumnya biografi Pram belum terbahas sama sekali. Pramoedya Ananta Toer terkenal sebagai pengarang novel pada tahun 1940an dengan novelnya antara lain “Keluarga Gerilya” dan “Perburuan”. Dia lahir di Blora, Jawa Tengah pada tanggal 6 Februari 1925 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 30 April 2006. Nama asli Pramoedya adalah Pramoedya Ananta Mastoer. Sebagaimana yang tertulis dalam koleksi cerita pendek semi autobiografinya yang berjudul “Cerita dari Blora”. Pram menamatkan sekolah dasarnya di Boedi Oetomo lalu melanjutkan pendidikannya selama satu setengah tahun di sekolah teknik radio di Surabaya tahun 1940-1941.
            Sebenarnya di novel Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2 ini pokok intinya masih sama dengan novel jilid pertamanya yaitu berisikan tentang catatan peristiwa selama dia berada di Pulau Buru, tentang seseorang yang berrnasib sama dengannya, hingga surat-surat yang dituliskannya untuk anaknya tetapi tak pernah dikirimkannya. Di buku inijuga Pram selalu menunjukkan ketajaman pikirannya tentang apa yang ada di hadapannya. Seperti bukunya yang pertama, buku ini sangat layak dan menarik untuk dibaca oleh generasi bangsa saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Si Montok" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Robohnya Surau Kami" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Anak Kebanggaan" karya A. A Navis