Jurnal Membaca : Resensi Puisi "Doa" Karya Chairil Anwar


Judul               : Doa
Karya              : Chairil Anwar
Resensi            :
            Pada puisi yang berjudul “Doa” ini Chairil mengangkat sebuah tema ketuhanan, khususnya hubungan Tuhan dengan hambaNya. Hal ini dapat dibuktikan melalui kutipan puisi Tuhanku / Dalam termangu / Aku masih menyebut namaMu. Latar belakang pembuatan puisi ini adalah diceritakan bahwa penyair tengah mengalami krisis iman, sehingga diksi yang digunakan pleh penyair dalam pmbuatan puisi yaitu menggambarkan perasaan yang ragu, bimbang, gundah, dan lemah.
            Gaya bahasa yang digunakan pada puisi ini yaiut menggunakan majas metafora dan majas hiperbola. Majas metafora dapat terlihat pada bari yang berbunyi “Aku mengembara di negeri asing”. Sedangkan maas hiperbola dapat dilihat pada baris yang berbunyi Aku hilang bentuk / Remuk. Suasana yyang ada pada puisi ini yaitu suasana yang mengharukan dan menyedihkan hal ini dapat dilihat melalui kalimat yang berbunyi dalam termangi aku menyebut namaMu hal ini menunjukkan bahwa penulis termenung memikirkan perbuatan salahnya dan benar-benar merasa menyesal atas apa yang telah dirinya perbuat.
            Amanat yang ingin disampaikan penyair pada puisi ini yaitu sebagai seorang manusia memang tidak luput dari  kesalahan namun, walaupun begitu kita juga harus menyadari kesalahan kita dan segeralah bertaubat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Si Montok" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Robohnya Surau Kami" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Anak Kebanggaan" karya A. A Navis