Jurnal Membaca : Resensi Puisi "Tuhan Kita Begitu Dekat" Karya Abdul Hadi W.M


Judul               : Tuhan Kita Begitu Dekat
Karya              : Abdul Hadi W, M
Resensi            :
            Pada puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” penyair mengangkat tema ketuhanan karena terdapat beberapa bait sang penyair mengatakan “Tuhan, Kita begitu dekat” sebanyak tiga kali pengulangan, hal ini menunjukkan bahwa antara penyair dan Tuhan telah terjalin komunikasi yang erat. Kita dapat merasakan dekat atau tidaknya dengan Tuhan adalah dengan selalu berbuat baik dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja, karena merasa dirinya selalu diawasi oleh Tuhan. Sikap penyair dalam puisi ini adalah penyair setuju bahwa jalan kerohanian menuju kembali kepada Tuhan berangkat dari ajaran tauhid islam. Sang penyair merasa deekat dengan Tuhan karena dalam puisi ini penyair mengungkapkan betapa dekat dirinya dengan Tuhan dalam perumpamaan yang ada di puisi.
            Gaya bahasa yang ada dalam puisi ini yaitu menggunakan majas metafora yang terdapat pada baris yang berbunyi Sebagai api dengan panas/Aku panas dalam apimu. Kemudian menggunakan majas metafora yang terdapat pada baris yang berbunyi Dalam gelap/Kini aku nyala/Pada lampu padammu. Pemilihan kata yang digunakan oleh penyair dalam membuat puisi yaitu menggunakan kata yang lugas dan tegas sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca.
            Amanat yang ingin disampaikan dari penyair pada puisi ini adalah hendaknya kita selalu meningkatkan rasa keimanan kita terhadap Tuhan. Hubungan kedekatan antara manusia dengan Tuhan dapat terjalin erat yang didasarkan pada dimensi keimanan manusia kepada Tuhan. Hanya iman lah yang mampu mendekatkan seorang manusia dengan Tuhannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Si Montok" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Robohnya Surau Kami" Karya A. A Navis

Jurnal Membaca : Resensi Cerpen "Anak Kebanggaan" karya A. A Navis